Sabtu, 14 November 2020

MK KOMUNIKASI PROFESIONAL DAN INFORMASI ( SEJARAH KOMUNIKASI), TUGAS MID

                     KOMUNIKASI 

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media). 

              SEJARAH KOMUNIKASI 

Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama'. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya (communication depends on our ability to understand one another). pada mulanya komunikasi hanya merupakan upaya atau cara manusia menyampaikan ide, gagasan, kemauan, hasrat dan lain sebagainya, upaya tersebut hanya supaya manusia bisa saling berhubungan. Pada waktu itu, Komunikasi tidak dianggap sebagai sesuatu yang harus diberi perhatian, dikaji atau distrukturkan. 
         Namun, pada abad ke-5 sebelum masehi, di Yunani berkembang suatu ilmu yang mengkaji proses pernyataan antar manusia yang diberi nama retorika yang berarti seni berpidato dan beragumentasi yang bersifat menggugah atau seni yang menggunakan bahasa secara lancar untuk memengaruhi dan mengajak. Retorika mendapat pembahasan khusus bahkan beberapa pemikir itu menempatkan retorika sebagai hal penting dalam masyarakat dan pemerintahan.
          Pada perkembangan awal, batasan komunikasi yang dapat kita terapkan adalah percakapan atau penyampaian gagasan antar manusia secara lisan dan bertatap muka baik berupa pidato maupun diskusi, dengan tujuan mendidik, membangkitkan kepercayaan, dan menggerakkan perasaan orang lain.Komunikasi terus berkembang, tidak hanya menyampaikan gagasan melalui lisan.
        Pada zaman kekaisaran romawi, Julius Caesar membuat papan pengumuman yang dinamakan Acta Diurna. Penyampaian gagasan mengenai apa yang penting bagi masyarakat telah bertambah, dari sekadar lisan menjadi bentuk tulisan. Hal ini terus berkembang setelah ditemukannya kertas, penemuan mesin cetak, dan terbitnya surat kabar pertama [1]. Setelah surat kabar peradaban manusia juga berkembang dan ditemukanlah radio, film, televisi, dan sejumlah media lain. 
         Sejarah komunikasi sudah dikenal diperkirakan dimulai sejak sekitar 4000 tahun sebelum Masehi (sM), dan biasa disebut jaman Cro-Magnon. Baru sekitar tahun 22000 sM, para ahli pra-sejarah menemukan lukisan-lukisan dalam gua yang diperkirakan karya komunikasi manusia pada zaman tersebut.Menurut Rogers, sejarah perkembangan komunikasu dapat dibagi menjadi 4 era perubahan: 
• Era komunikasi tulisan, diperkirakan dimulai ketika bangsa Sumeria mulai mengenal kemampuan menulis dalam lembaran tanah liat sekitar 4000 tahun SM.

 • Era komunikasi cetakan, era ini dimulai sejak ditemukannya mesin cetak band-press oleh guttenberg dan john coster di jerman pada tahun 1456, dan kira-kira berlangsung selama 5000 tahun

 • Era komunikasi pada tahun 1844, Samuel morse menemukan alat telegraph yang pertama dan mengawali era telekomunikasi ini. 

• Era komunikasi interaktif, era komunikasi interaktif mulai terjadi pada pertengahan abad ke-19, dengan ditemukan Mainframe Computer ENIAC dengan 18000 vacuum tubes oleh para ahli dari universitas Pennsylvania di Amerika Serikat, pada tahun 1946. 

            SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU                                     KOMUNIKASI 
        
      Sejarah perkembangan ilmu komunikasi dibagi menjadi 4 periode:
 1. Periode Tradisi Rektorika, Aristoteles menyatakan bahwa retorika mencakup tiga unsure yang bertujuan untuk mempersuasi, yaitu: 
• Ethos (kredibilitas sumber) 
• Panthos (hal yang menyangkut emosi/perasaan), dan
• Logos (hal yang menyangkut fakta) Pokok-pokok pikiran ini kemudian dikembangkan lagi pleh Cicero dan Quintilian, dalam 5 aturan retorika unsure: 
• Invention (urutan argumentasi) 
• Disposition (pengaturan ide) 
• Eloqutio (gaya bahasa) 
• Memoria (ingatan) 
• Pronounciatio (cara penyampaian pesan)

2. Periode pertumbuhan: 1900-Perang Dunia II Ada beberapa perkembangan penting yang terjadi pada masa ini, seperti penemuan-penemuan teknologi komunikasi seperti telepon, telegraph, radio, TV, dan lain-lain. Dan perang Dunia I dan II juga pecah pada masa ini. 
       Secara umum bidang-bidang studi komunikasi yang berkembang pada periode ini diantaranyaperanan komunikasi dalam kehidupan sosial, komunikasi dan pendidikan, penelitian komunikasi komersial, dan lain-lain.
 3. Peiode Konsolidasi: PD II-1960-an pada periode setelah perang dunia II, kondolisasi dari pendekatan ilmu komunikasi sebagai suatu ilmu pengetahuan sosial bersifat multidisipliner mulai terjadi. Kristalisasi ilmu komunikasi ditandai oleh 2 hal pertama, adanya adopsi perbendaharaan istilah-istilah yang dipakai secara seragam. Kedua munculnya buku-buku dasar yang membahas tentang pengertian dan proses komunikasi.
 4. Periode Teknologi komunikasi: 1960-an , sejak tahun 1960-an perkembangan ilmu komunikasi semakin kompleks. Komunikasi sebagai suatu displin telah memasuki periode tinggal landas sejak tahun 1950. Periode masa sekarang juga disebut sebagai periode komunikasi dan informasi yang ditandai oleh beberapa faktor antara lain: - Ketergantungan terhadap situasi ekonomi dan politik global khususnya dalam konteks center periphery - Semakin luasnya proses demokratisasi ekonomi dan politik - Semakin gencarnya kegiatan pembangunan ekonomi di seluruh Negara. - Tumbuhnya industry media yang tidak hanya besifat nasional tapi juga regional dan global. - Kemajuan teknologi computer, VCR, TV kabel, dan alat-alat komunikasi jarak jauh lainnya. 

          SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU                          KOMUNIKASI DI INDONESIA. 
      
 Perkembangan ilmu komunikasi yang berkembang begitu pesat di Amerika Serikat, telah memberi pengaruh yang besar tehadap pendidikan komunikasi di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Disamping itu, pengaruh dari Eropa khususnya Jerman, juga tidak bisa diabaikan. Ini terbukti dari penggunaan istilah yang dulu banyak menggunakan kata Publisistik di beberapa perguruan tinggi indonesia, kemudian diganti namanya menjadi ilmu komunikasi. 

       Ilmu komunikasi bila dibandingkan dengan jurusan-jurusan lainya di lingkungan ilmu sosial dan ilmu politik, sebenarnya merupakan jurusan yang “tertua”. Sebutan jurusan ilmu komunikasi baru dikenal sekitar tahun 1970-an. Sementara sebelumnya populer dengan sebutan jurusan publisistik atau jurnalistik. Menurut laporan “perkembangan ilmu komunikasi di indonesia” yang di buat oleh tim ISTKI Semarang, ilmu komunikasi telah diajarkan pada akademik ilmu politik diyogyakarta pada tahun 1949. 
     Tahun 1950, Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, diman penerangan menjadi salah satu jurusan yang ada di dalamnya. perguruan tinggi berikutnya yang menyelenggarakan pendidikan komunikasi adalah Perguruan Tinggi Jurnalistik di Jakarta yang didirikan pada tanggal 5 september 1953. Kini perguruan tinggi ini namanya telah berubah menjadi Instutut Imu Sosial dan Ilmu Politik yang memiliki Fakultas Ilmu Komunikasi. 
      Di Universitas Indonesia, pendidikan komunikasi telah dimulai sejak tahun 1959 dengan di bukanya jurusan publisistik pada Fakultas Hukum dan Ilmu Penagetahuan Kemasyarakatan. Dibukanya jurusan publisistik ini sekaligus merupakan awal dan munculnya Fakultas baru di Universitas Indonesia, yakni Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (IPK). Empat tahun kemudian sebutan fakultas IPK di ganti menjadi Fakutas Ilmu-Ilmu Sosial (FIS-UI), dan sejak tahun 1983 nama FIS-UI ini di ubah lagi menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). 
          Perkmbangan ilmu komunikasi di indonesia sebenarnya mengikuti perkebangan trend dan minat mahasiswa yang cenderun makin meningkat dari tahun ke tahun. Begitu juga pelatihan-pelatihan, seminar-seminar, dan ceramah-ceramah tentang komunikasi makin banyak di minati masyarakat. Bahkan pendidikan yang tidak mengkhususkan ilmu komunikasi pun makin merasakan kebutuhan akan ilmu komunikasi untuk di ajarkan dan di berikan, baik sebagai kuliah pengantar maupun sebagai pelengkap untuk output sebagi tenaga-tenaga yang profesional. Selain di sektor pendidikan, seminar dan kajian riset, ilmu komunikasi juga di tunjukan untuk kepentingan kebijaksanaan dan pengambilan keputusan. Semua ini sebagai tanda makin banyaknya orang yang ingin mempelajari ilmu komunikasi. 

                     KESIMPULAN

Kita tidak akan bisa megetahui pasti kapan dan dimana sejarah komunikasi itu pertama kali lahir, tetapi dalam ajaran islam kita bisa menyimpulkan sejarah komunikasi pertama terjadi ketika Allah menciptakan Adam dan Hawa, yang di turunkan kebumi. karena tidak ada bukti nyata tentang sejarah komunikasi hanya gambar-gambar yang di tulis di dinding-dinding gua dan para ahli menyimpulkan itulah sejarah komunikasi pertama terjadi. Sedangkan Komunikasi merupakan proses penyampaian informasi dari komunikator kepada komunikan untuk mencapai suatu kesamaan pemahaman terhadap suatu hal. Tahapan-tahapannya yaitu pengirim pesan, simbol/isyarat, media, mengartikan pesan, penerima pesan, feedback dan gangguan. Perkembangan ilmu komunikasi di indonesia juga cukup cepat berkembang karena ilmu komunikasi merupakan kebutuhan setiap individu untuk dapat berinteraksi dengan yang lainya dan merupakan ilmu yang multi Disipliner.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MK KOMUNIKASI PROFESIONAL DAN INFORMASI (TUGAS SOAL MODUL 1)

NAMA : WA ODE RAHMAWATI NIM : C1F119054 MATKUL : KOMUNIKASI PROFESIONAL INFORMASI           PEMBELAJARAN LATIHAN 1 Untuk memperdalam pemaham...