Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada
orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik
secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media).
SEJARAH
KOMUNIKASI
Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang
berarti 'sama'. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat
sama (make to common). Secara sederhana komuniikasi dapat terjadi apabila ada
kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu,
komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang
lainnya (communication depends on our ability to understand one another). pada
mulanya komunikasi hanya merupakan upaya atau cara manusia menyampaikan ide,
gagasan, kemauan, hasrat dan lain sebagainya, upaya tersebut hanya supaya
manusia bisa saling berhubungan. Pada waktu itu, Komunikasi tidak dianggap
sebagai sesuatu yang harus diberi perhatian, dikaji atau distrukturkan.
Namun,
pada abad ke-5 sebelum masehi, di Yunani berkembang suatu ilmu yang mengkaji
proses pernyataan antar manusia yang diberi nama retorika yang berarti seni
berpidato dan beragumentasi yang bersifat menggugah atau seni yang menggunakan
bahasa secara lancar untuk memengaruhi dan mengajak. Retorika mendapat
pembahasan khusus bahkan beberapa pemikir itu menempatkan retorika sebagai hal
penting dalam masyarakat dan pemerintahan.
Pada perkembangan awal, batasan
komunikasi yang dapat kita terapkan adalah percakapan atau penyampaian gagasan
antar manusia secara lisan dan bertatap muka baik berupa pidato maupun diskusi,
dengan tujuan mendidik, membangkitkan kepercayaan, dan menggerakkan perasaan
orang lain.Komunikasi terus berkembang, tidak hanya menyampaikan gagasan melalui
lisan.
Pada zaman kekaisaran romawi, Julius Caesar membuat papan pengumuman yang
dinamakan Acta Diurna. Penyampaian gagasan mengenai apa yang penting bagi
masyarakat telah bertambah, dari sekadar lisan menjadi bentuk tulisan. Hal ini
terus berkembang setelah ditemukannya kertas, penemuan mesin cetak, dan
terbitnya surat kabar pertama [1]. Setelah surat kabar peradaban manusia juga
berkembang dan ditemukanlah radio, film, televisi, dan sejumlah media lain.
Sejarah komunikasi sudah dikenal diperkirakan dimulai sejak sekitar 4000 tahun
sebelum Masehi (sM), dan biasa disebut jaman Cro-Magnon. Baru sekitar tahun
22000 sM, para ahli pra-sejarah menemukan lukisan-lukisan dalam gua yang
diperkirakan karya komunikasi manusia pada zaman tersebut.Menurut Rogers,
sejarah perkembangan komunikasu dapat dibagi menjadi 4 era perubahan:
• Era
komunikasi tulisan, diperkirakan dimulai ketika bangsa Sumeria mulai mengenal
kemampuan menulis dalam lembaran tanah liat sekitar 4000 tahun SM.
• Era
komunikasi cetakan, era ini dimulai sejak ditemukannya mesin cetak band-press
oleh guttenberg dan john coster di jerman pada tahun 1456, dan kira-kira
berlangsung selama 5000 tahun
• Era komunikasi pada tahun 1844, Samuel morse
menemukan alat telegraph yang pertama dan mengawali era telekomunikasi ini.
•
Era komunikasi interaktif, era komunikasi interaktif mulai terjadi pada
pertengahan abad ke-19, dengan ditemukan Mainframe Computer ENIAC dengan 18000
vacuum tubes oleh para ahli dari universitas Pennsylvania di Amerika Serikat,
pada tahun 1946.
SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI
Sejarah perkembangan ilmu
komunikasi dibagi menjadi 4 periode:
1. Periode Tradisi Rektorika, Aristoteles
menyatakan bahwa retorika mencakup tiga unsure yang bertujuan untuk mempersuasi,
yaitu:
• Ethos (kredibilitas sumber)
• Panthos (hal yang menyangkut
emosi/perasaan), dan
• Logos (hal yang menyangkut fakta) Pokok-pokok pikiran ini
kemudian dikembangkan lagi pleh Cicero dan Quintilian, dalam 5 aturan retorika
unsure:
• Invention (urutan argumentasi)
• Disposition (pengaturan ide)
•
Eloqutio (gaya bahasa)
• Memoria (ingatan)
• Pronounciatio (cara penyampaian
pesan)
2. Periode pertumbuhan: 1900-Perang Dunia II Ada beberapa perkembangan
penting yang terjadi pada masa ini, seperti penemuan-penemuan teknologi
komunikasi seperti telepon, telegraph, radio, TV, dan lain-lain. Dan perang
Dunia I dan II juga pecah pada masa ini.
Secara umum bidang-bidang studi
komunikasi yang berkembang pada periode ini diantaranyaperanan komunikasi dalam
kehidupan sosial, komunikasi dan pendidikan, penelitian komunikasi komersial,
dan lain-lain.
3. Peiode Konsolidasi: PD II-1960-an pada periode setelah perang
dunia II, kondolisasi dari pendekatan ilmu komunikasi sebagai suatu ilmu
pengetahuan sosial bersifat multidisipliner mulai terjadi. Kristalisasi ilmu
komunikasi ditandai oleh 2 hal pertama, adanya adopsi perbendaharaan
istilah-istilah yang dipakai secara seragam. Kedua munculnya buku-buku dasar
yang membahas tentang pengertian dan proses komunikasi.
4. Periode Teknologi
komunikasi: 1960-an , sejak tahun 1960-an perkembangan ilmu komunikasi semakin
kompleks. Komunikasi sebagai suatu displin telah memasuki periode tinggal landas
sejak tahun 1950. Periode masa sekarang juga disebut sebagai periode komunikasi
dan informasi yang ditandai oleh beberapa faktor antara lain: - Ketergantungan
terhadap situasi ekonomi dan politik global khususnya dalam konteks center
periphery - Semakin luasnya proses demokratisasi ekonomi dan politik - Semakin
gencarnya kegiatan pembangunan ekonomi di seluruh Negara. - Tumbuhnya industry
media yang tidak hanya besifat nasional tapi juga regional dan global. -
Kemajuan teknologi computer, VCR, TV kabel, dan alat-alat komunikasi jarak jauh
lainnya.
SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI DI INDONESIA.
Perkembangan ilmu
komunikasi yang berkembang begitu pesat di Amerika Serikat, telah memberi
pengaruh yang besar tehadap pendidikan komunikasi di berbagai negara, termasuk
di Indonesia. Disamping itu, pengaruh dari Eropa khususnya Jerman, juga tidak
bisa diabaikan. Ini terbukti dari penggunaan istilah yang dulu banyak
menggunakan kata Publisistik di beberapa perguruan tinggi indonesia, kemudian
diganti namanya menjadi ilmu komunikasi.
Ilmu komunikasi bila dibandingkan
dengan jurusan-jurusan lainya di lingkungan ilmu sosial dan ilmu politik,
sebenarnya merupakan jurusan yang “tertua”. Sebutan jurusan ilmu komunikasi baru
dikenal sekitar tahun 1970-an. Sementara sebelumnya populer dengan sebutan
jurusan publisistik atau jurnalistik. Menurut laporan “perkembangan ilmu
komunikasi di indonesia” yang di buat oleh tim ISTKI Semarang, ilmu komunikasi
telah diajarkan pada akademik ilmu politik diyogyakarta pada tahun 1949.
Tahun
1950, Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, diman penerangan menjadi salah satu
jurusan yang ada di dalamnya. perguruan tinggi berikutnya yang menyelenggarakan
pendidikan komunikasi adalah Perguruan Tinggi Jurnalistik di Jakarta yang
didirikan pada tanggal 5 september 1953. Kini perguruan tinggi ini namanya telah
berubah menjadi Instutut Imu Sosial dan Ilmu Politik yang memiliki Fakultas Ilmu
Komunikasi.
Di Universitas Indonesia, pendidikan komunikasi telah dimulai sejak
tahun 1959 dengan di bukanya jurusan publisistik pada Fakultas Hukum dan Ilmu
Penagetahuan Kemasyarakatan. Dibukanya jurusan publisistik ini sekaligus
merupakan awal dan munculnya Fakultas baru di Universitas Indonesia, yakni
Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (IPK). Empat tahun kemudian sebutan
fakultas IPK di ganti menjadi Fakutas Ilmu-Ilmu Sosial (FIS-UI), dan sejak tahun
1983 nama FIS-UI ini di ubah lagi menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
(FISIP).
Perkmbangan ilmu komunikasi di indonesia sebenarnya mengikuti
perkebangan trend dan minat mahasiswa yang cenderun makin meningkat dari tahun
ke tahun. Begitu juga pelatihan-pelatihan, seminar-seminar, dan ceramah-ceramah
tentang komunikasi makin banyak di minati masyarakat. Bahkan pendidikan yang
tidak mengkhususkan ilmu komunikasi pun makin merasakan kebutuhan akan ilmu
komunikasi untuk di ajarkan dan di berikan, baik sebagai kuliah pengantar maupun
sebagai pelengkap untuk output sebagi tenaga-tenaga yang profesional. Selain di
sektor pendidikan, seminar dan kajian riset, ilmu komunikasi juga di tunjukan
untuk kepentingan kebijaksanaan dan pengambilan keputusan. Semua ini sebagai
tanda makin banyaknya orang yang ingin mempelajari ilmu komunikasi.
KESIMPULAN
Kita tidak akan bisa megetahui pasti kapan dan dimana sejarah komunikasi itu
pertama kali lahir, tetapi dalam ajaran islam kita bisa menyimpulkan sejarah
komunikasi pertama terjadi ketika Allah menciptakan Adam dan Hawa, yang di
turunkan kebumi. karena tidak ada bukti nyata tentang sejarah komunikasi hanya
gambar-gambar yang di tulis di dinding-dinding gua dan para ahli menyimpulkan
itulah sejarah komunikasi pertama terjadi. Sedangkan Komunikasi merupakan proses
penyampaian informasi dari komunikator kepada komunikan untuk mencapai suatu
kesamaan pemahaman terhadap suatu hal. Tahapan-tahapannya yaitu pengirim pesan,
simbol/isyarat, media, mengartikan pesan, penerima pesan, feedback dan gangguan.
Perkembangan ilmu komunikasi di indonesia juga cukup cepat berkembang karena
ilmu komunikasi merupakan kebutuhan setiap individu untuk dapat berinteraksi
dengan yang lainya dan merupakan ilmu yang multi Disipliner.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar